
PALEMBANG, vikara. id — Rekaman video yang memperlihatkan seorang balita perempuan diduga mengalami kekerasan dari seorang wanita dewasa viral di media sosial. Polisi kini tengah menyelidiki video tersebut.
Derugaan aksi kekerasan itu disebut terjadi di wilayah Talang Jambe, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Namun, informasi mengenai lokasi kejadian masih dalam pendalaman kepolisian.
Dalam video yang beredar dan dilihat pada Jumat (18/9/2026), tampak seorang balita perempuan berada di sebuah ruangan bersama seorang wanita dewasa.Balita tersebut terlihat menangis. Wanita itu kemudian meminta sang anak untuk diam sembari melakukan tindakan kekerasan terhadapnya beberapa kali.
“Diam kenapa nangis, kau kenapa mau nangis,” ujar wanita tersebut dalam rekaman video.Di ruangan itu juga terlihat seorang anak perempuan lainnya yang berada di belakang wanita tersebut sambil makan.
Anak itu tampak menyaksikan kejadian tersebut.Pada bagian akhir video, wanita tersebut kembali melakukan tindakan kekerasan sambil menyuruh balita itu makan. Balita tersebut masih terlihat menangis, sementara wanita itu terdengar mengeluarkan kata-kata kasar.
Belum diketahui secara pasti identitas wanita tersebut, termasuk apakah dia merupakan orang tua balita atau pengasuh.Polisi Selidiki Video ViralKabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya membenarkan pihaknya telah menerima informasi mengenai video tersebut.
Menurut Nandang, dirinya telah meneruskan informasi itu kepada Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti.”Saya sudah teruskan info ini ke Pak Kapolrestabes untuk ditindaklanjuti, sejak kemarin,” kata Nandang saat dikonfirmasi, Jumat (18/9).
Dia menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak merupakan tindak pidana dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.Pelaku, kata Nandang, dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai perlindungan anak.
Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Sonny Mahar Budi Adityawan belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.


Tidak ada komentar