
JAKARTA, vikara. id – Skandal perselingkuhan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang sempat menggemparkan publik lebih dari tiga dekade lalu kembali mencuat.
Mantan pasangan selingkuhannya sekaligus eks penasihat strategis, Dr Ruth Bar, akhirnya buka suara mengenai hubungan terlarang tersebut. Ini menjadi kali pertama Ruth berbicara terbuka sejak Netanyahu mengakui perselingkuhan mereka secara langsung di televisi nasional pada 1993.
Kala itu, Netanyahu tengah berjuang dalam pemilihan pendahuluan kepemimpinan Partai Likud. Di tengah kampanye, muncul ancaman mengejutkan yang menyasar rumah tangganya.Seorang penelepon anonim menghubungi kediaman Netanyahu.
Telepon tersebut bahkan diangkat oleh istrinya, Sara Netanyahu.Sang penelepon mengancam akan membongkar rekaman yang disebut memperlihatkan perselingkuhan Netanyahu jika dirinya tidak mundur dari pencalonan.Netanyahu tak mau mengambil risiko.
Alih-alih menunggu skandal tersebut dibongkar, ia memilih membuat pengakuan mengejutkan lebih dulu. Netanyahu bergegas ke studio Channel 1 dan mengungkap perselingkuhannya dalam siaran televisi langsung.
Namun, ada fakta mengejutkan dari balik pengakuan tersebut.Menurut Ruth Bar, dirinya baru mengetahui bahwa Netanyahu akan mengungkap perselingkuhan mereka kepada publik sesaat sebelum siaran berlangsung.
Hal itu disampaikan Ruth kepada jurnalis Ben Caspit dari media Maariv.Dalam siaran berita Jumat malam di Channel 12, Caspit juga mengungkap bahwa ternyata tidak pernah ada rekaman perselingkuhan seperti yang diancamkan penelepon misterius tersebut.
Skandal itu memang sempat mengguncang kehidupan pribadi Netanyahu dan Ruth. Namun, pernikahan keduanya akhirnya tetap bertahan.Bahkan, karier politik Netanyahu justru terus menanjak.
Hanya tiga tahun setelah skandal tersebut, Netanyahu berhasil menduduki kursi Perdana Menteri Israel pada 1996.Sementara Ruth memilih berada jauh dari sorotan. Selama bertahun-tahun, ia berhasil menjaga privasinya dan membangun karier sebagai psikolog serta konsultan strategis.
Kini, setelah puluhan tahun bungkam, Ruth kembali menjadi perhatian. Ia segera menerbitkan buku berjudul Moah Tahat Hashpa’ah atau Otak di Bawah Pengaruh, yang membahas mekanisme pengambilan keputusan dan strategi branding. Caspit menyebut hubungan Ruth dan Netanyahu berlangsung selama beberapa tahun.
Namun setelah hubungan tersebut terungkap ke publik, Ruth disebut benar-benar tersingkir dari lingkaran orang-orang dekat Netanyahu.Tiga puluh tahun lebih berlalu, tetapi skandal lama itu kembali terbuka. Kali ini, perempuan yang selama bertahun-tahun memilih diam akhirnya menceritakan kisah dari balik pengakuan mengejutkan Netanyahu di televisi.


Tidak ada komentar