Vietnam Jadi Ujian Sesungguhnya Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

3 menit membaca View : 24
vik.nusantara
Sport - 28 Jul 2026

Vikara.id, JAKARTA – Kemenangan telak 5-1 atas Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 belum cukup membuat Ketua Umum PSSI Erick Thohir jumawa. Ia menegaskan level sesungguhnya Timnas Indonesia baru akan terlihat jelas saat Skuad Garuda berhadapan dengan Vietnam di lanjutan fase grup.

Indonesia membuka kampanye di ASEAN Hyundai Cup 2026 dengan modal apik usai membantai Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor. Mitchell Baker tampil sebagai bintang lapangan lewat hattrick, sementara dua gol tambahan disumbangkan Sandy Walsh dan Jens Raven.

Meski hasilnya meyakinkan, Erick tak mau timnya besar kepala. Ia menyebut laga kontra Vietnam bakal jadi penentu sejauh mana kualitas asuhan John Herdman itu benar-benar terukur di antara tim-tim kuat Asia Tenggara.

“Pertandingan melawan Vietnam itu yang bisa menjadi kunci bagaimana tim kita di AFF ini melihat levelnya. Bukan berarti menganggap remeh pertandingan berikutnya melawan Timor Leste ataupun Singapura,” ujar Erick Thohir kepada wartawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (28/7).

Erick mewanti-wanti agar kemenangan besar atas Kamboja tak membuat skuad Garuda lengah. Sebab sebelum bertemu Vietnam, Indonesia masih harus melewati laga lain melawan Timor Leste, sebuah pertandingan yang menurutnya tetap wajib dihormati.

Di luar soal lawan, Erick juga blak-blakan mengenai kondisi skuad yang dibawa ke ajang ini. Ia menegaskan komposisi pemain saat ini merupakan yang terbaik yang bisa disiapkan PSSI, mengingat Piala AFF 2026 tidak masuk kalender resmi FIFA. Akibatnya, sejumlah pemain Indonesia yang merumput di kompetisi luar negeri tak mendapat izin klub untuk bergabung dengan tim nasional.

“Ini tim terbaik yang kita bisa berikan untuk AFF karena ini bukan FIFA Matchday. Artinya banyak pemain yang tidak bisa bergabung, terutama yang masih memperkuat klub di luar negeri,” kata Erick.

Bos PSSI itu turut mengapresiasi langkah Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) yang menerapkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di sepanjang turnamen kali ini. Menurutnya, kehadiran VAR menjadi langkah maju bagi kualitas kompetisi sepak bola di kawasan.

“Baguslah. Di Indonesia sendiri Liga 1 dan Liga 2 sudah menggunakan VAR. Kalau hydration break itu keputusan dari AFF sendiri,” ucapnya.

Dari hasil laga perdana itu, Indonesia mengoleksi tiga poin dan untuk sementara menempati posisi ketiga klasemen Grup A. Singapura memuncaki klasemen dengan enam poin dari dua pertandingan, disusul Vietnam yang juga mengumpulkan tiga poin namun unggul selisih gol dari Skuad Garuda.

Sebelum bentrok dengan Vietnam yang dijadwalkan berlangsung 3 Agustus mendatang, Indonesia lebih dulu akan meladeni Timor Leste. Laga tersebut sekaligus menjadi pemanasan sebelum duel yang disebut Erick Thohir sebagai ujian sesungguhnya bagi ambisi Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di Piala AFF 2026. (*)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x
CLOSE ADS